Cara Kerja AI Agent
Bagaimana AI Agent Eduverse memilih konteks, sumber, pipeline authoring, dan audit.
AI Agent Eduverse bekerja sebagai sistem berlapis. Agent tidak hanya menerima prompt lalu menulis teks, tetapi memetakan permintaan ke aturan repository, tipe artifact, domain sumber, course, dan validasi yang relevan.
Alur Utama
Prompt pengguna
|
v
AGENTS.md sebagai governance root
|
v
MATERIAL_AGENT_ROUTER menentukan tipe artifact
|
+--> KNOWLEDGE_MATERIAL_AGENT untuk topic, standalone, reference
|
+--> ACADEMIC_MATERIAL_AGENT + course router untuk materi university
|
v
Agent, sumber, dan metadata yang paling sempit
|
v
Draft MDX di content/**
|
v
Audit, route check, dan types:check1. Refresh Context
Untuk pekerjaan materi, AI membaca ulang AGENTS.md dan layer yang relevan pada sesi saat ini. Ini menjaga keputusan tetap mengikuti aturan terbaru, bukan hanya mengandalkan ingatan dari percakapan sebelumnya.
2. Klasifikasi Permintaan
MATERIAL_AGENT_ROUTER membedakan:
courseuntuk meeting, CPMK, RPS, assessment, atau paket kuliah;topic-seriesuntuk beberapa topik dalam satu learning path tanpa kalender semester;standaloneuntuk satu library, framework, tool, API, atau dokumentasi;referenceuntuk ringkasan cepat, glossary, atau cheat sheet.
Domain sumber juga dipisahkan menjadi university dan non-university. Perbedaan ini mencegah materi teknis biasa menerima metadata akademik yang tidak memiliki evidence.
3. Memuat Context Yang Sempit
AI membaca hanya layer yang memiliki tanggung jawab terhadap task:
- root governance untuk routing, struktur, Fumadocs, dan placement;
- academic agent untuk source grounding, output akademik, dan audit;
- course router dan course agent untuk course tertentu;
- knowledge agent untuk materi dokumentasi dan topic standalone;
- source files,
LOG.md, dan Docling output ketika sumber lokal diperlukan.
Layer yang lebih sempit dapat memberi detail tambahan, tetapi tidak boleh menimpa aturan root.
4. Menyiapkan Sumber
PDF dikonversi dengan Docling sebelum ekstraksi. Paper dicari melalui paper-search-mcp. Dokumentasi teknis menggunakan sumber resmi. Jika sumber tidak tersedia atau hasil pencarian tidak dapat diverifikasi, AI harus menyatakan keterbatasan dan menjaga status materi sebagai Draft.
5. Menghasilkan Materi
AI menulis output orisinal ke content/** dengan frontmatter, struktur learner-focused, contoh, referensi, dan route yang sesuai. Untuk materi university, output mengikuti format akademik yang diwajibkan. Untuk standalone atau reference, AI tidak memaksakan meeting, CPMK, atau assessment.
6. Audit Dan Validasi
Sebelum finalisasi, AI memeriksa sumber, struktur, link internal, placement, status Draft, dan kelengkapan artifact. Setelah itu Fumadocs MDX dan TypeScript dijalankan untuk memastikan content dapat dirender.
Batasan Sistem
AI Agent tidak menggantikan review manusia. Agent dapat membantu memilih konteks dan menjalankan pemeriksaan mekanis, tetapi pembuat materi tetap bertanggung jawab atas akurasi, kecocokan pedagogis, atribusi sumber, dan keputusan publikasi.